Saturday, July 16, 2022

Hidup Enak Dengan Cara Mengikuti Jalan Salafus Sholih

Hidup Enak Dengan Cara Mengikuti Jalan Salafus Sholih

     Salafus Sholih, atau dalam arti gampangnya orang soleh terdahulu, pendahulu-pendahulu kita, guru guru kita, ulama, wali wali Allah yang memiliki siroh atau sejarah hidup yang sudah terbukti, lurus sesuai dengan Al-Qur’an dan ajaran Nabi Muhammad.

    Mereka para Salafus Sholih telah berusaha meninggalkan sebuah jalan atau thoriqoh bagi orang-orang setelahnya, dengan tujuan agar mereka orang orang setelahnya itu enak. Tinggal menguikuti langkah-langkah kaki mereka, gak perlu buat jalan lagi. Pokoknya Salafus Sholih yang mikirin dan kita tinggal ngikutin. Udah enak tho?!

            Ada yang bikin jalan sholawat, seperti Mbah Basyir Jekulo. Anak-anak keturunannnya atau murid-muridnya tinggal ngikutin jalan yang sudah beliau bangun. Ada juga yang membuat jalan Al-Qur’an, seperti Mbah Arwani. Tinggal murid-murid beliau ngikutin. Insya Allah selamat dunai akhirat. Wenak tho? Nggak perlu repot-repot buat jalan baru. Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi berkata;


من لا سلك في طريق اهله تهيّم وضاع فيا فروع النبي سيروا على الإتّباع خلّوا القدم بالقدم واحذر لابتداع

            "Barang siapa yng tidak mengikuti jalan keluarganya, maka dia bakal bingung (susah dan tesesat). Wahai keturunan Nabi (pecinta Nabi), ikutilah jalan yang udah dibuat leluhurmu".

            (Gimana caranya?) Taruhlah pijakan kakimu di atas pijakan kaki mereka, jangan buat jalan lain. Kenapa kita nggak disaranin buat jalan baru? Karena kalau kita buat jalan baru, belum tentu aman. Bisa kepeleset, keperosok, atau malah jatuh. Tapi, kalau jalan salafus sholih udah pasti aman, bahkan Habib Abdullah bin Muhsin Al-Atthos, Empang Bogor, pernah berkata,

الخير كله فى التباع السلف رضي الله عنهم

            Semua kebaikan itu ada pada jalan ngikutin salafus Sholih RadiyAllahu 'Anhum

            Semua kebaikan baik cara menuntut ilmum cara bersabar, cara bekerja / nyari cuan, semuanya udah dibuatin jalan oleh mereka, itu udah yang paling aman. Karena apa? Karena perbuatan, perkataan, dan keadaan mereka itu adalah hasil dari pengejawantahan, atau penerapan. Gampangane, pengamalan dari Al-Qur’an dan Sunnah Sunnah Nabi Muhammad.

Wallahu A’lam.

Oleh:Fiki Ishbahul Haq.

Previous Post
Next Post

0 comments: